
Aceh bukan hanya tentang Masjid Raya Baiturrahman, Museum Tsunami, atau kopi Gayo. Di berbagai wilayahnya, masih terdapat banyak hidden gem Aceh yang menawarkan suasana lebih tenang, pemandangan alam, dan pengalaman perjalanan yang berbeda dari destinasi wisata populer. Bagi wisatawan yang ingin mengambil jeda dari rutinitas, menjauh sejenak dari keramaian, atau sekadar mencari tempat dengan suasana yang lebih santai, Aceh memiliki banyak pilihan menarik.
Menariknya, beberapa destinasi tersembunyi di Aceh berada tidak terlalu jauh dari kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar. Ada pantai yang membutuhkan sedikit trekking, air terjun di tengah kawasan hijau, pemandian air panas, hingga tempat-tempat yang menawarkan pengalaman dekat dengan alam.
Bagi wisatawan yang menjadikan Banda Aceh sebagai titik awal perjalanan, memilih hotel dengan lokasi strategis juga dapat membuat eksplorasi menjadi lebih praktis. Salah satu pilihan akomodasi yang dapat dipertimbangkan adalah Portola Grand Arabia Hotel, yang berada di kawasan Kp. Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Hotel ini berada di pusat kota dan dekat dengan sejumlah destinasi populer Banda Aceh.
Mengapa Mencari Hidden Gem Aceh untuk Liburan?
Istilah hidden gem biasanya digunakan untuk menggambarkan destinasi yang belum sepopuler tempat wisata utama, meskipun memiliki daya tarik tersendiri. Dalam konteks perjalanan ke Aceh, destinasi seperti ini dapat memberikan pengalaman yang berbeda karena suasananya cenderung lebih dekat dengan alam dan kehidupan masyarakat lokal.
Salah satu alasan wisatawan mencari tempat seperti ini adalah untuk mendapatkan suasana yang lebih tenang. Tidak semua orang ingin menghabiskan liburan di lokasi yang ramai dan penuh aktivitas. Ada kalanya perjalanan justru terasa lebih menyenangkan ketika diisi dengan berjalan santai, menikmati suara air, melihat pepohonan, atau duduk menikmati pemandangan tanpa terburu-buru.
Konsep healing dalam perjalanan juga tidak harus berarti mengunjungi tempat yang memiliki fasilitas spa atau resort. Berada di lingkungan alami, melakukan aktivitas ringan, mengurangi waktu menggunakan gawai, dan menikmati perjalanan dengan ritme yang lebih santai juga dapat menjadi bagian dari pengalaman tersebut.
7 Hidden Gem Aceh untuk Liburan dan Healing
1. Pantai Lhok Mata Ie, Aceh Besar
Pantai Lhok Mata Ie merupakan salah satu pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pantai dengan pengalaman yang sedikit berbeda. Lokasinya berada di kawasan perbukitan dan akses menuju pantai membutuhkan perjalanan dengan berjalan kaki atau trekking ringan.
Karakter seperti inilah yang membuat Lhok Mata Ie menarik bagi pencinta wisata alam. Perjalanan menuju lokasi menjadi bagian dari pengalaman, sementara suasana pantai dapat menjadi tempat untuk beristirahat setelah melewati jalur perjalanan.
Sebuah publikasi wisata pada 2025 juga memasukkan Lhok Mata Ie sebagai salah satu destinasi tersembunyi di Aceh dan menyoroti pasir putih, ombak, serta lingkungan alam di sekitarnya.
Sebelum berangkat, pastikan membawa air minum, menggunakan alas kaki yang nyaman, dan memperhatikan kondisi cuaca. Untuk perjalanan menuju kawasan alam seperti ini, persiapan sederhana dapat membuat perjalanan jauh lebih nyaman.
2. Air Terjun Suhom, Aceh Besar
Jika suasana pantai bukan pilihan utama, Air Terjun Suhom dapat menjadi alternatif. Destinasi yang berada di kawasan Lhoong ini menawarkan suasana alami dengan aliran air dan lingkungan hijau.
Air Terjun Suhom menjadi salah satu contoh destinasi yang mulai mendapatkan perhatian sebagai wisata alam tersembunyi. Bentuk air terjunnya yang bertingkat dan suasana di sekitarnya membuat tempat ini cocok bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu di lingkungan yang lebih dekat dengan alam.
Untuk aktivitas healing, tidak harus selalu melakukan banyak hal. Duduk menikmati suara air, berjalan di sekitar kawasan, atau mengambil foto pemandangan dapat menjadi aktivitas sederhana yang membuat perjalanan terasa lebih santai.
Namun, wisatawan tetap perlu memperhatikan kondisi jalur dan keselamatan, terutama setelah hujan. Batu di sekitar air terjun dapat menjadi licin sehingga sebaiknya tidak memaksakan diri mendekati area yang berisiko.
3. Pemandian Air Panas Ie Seuum
Pemandian air panas dapat menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin mengombinasikan perjalanan alam dengan waktu bersantai. Ie Seuum di kawasan Aceh Besar dikenal sebagai salah satu lokasi pemandian air panas alami.
Sumber air panas seperti Ie Seuum menawarkan pengalaman yang berbeda dari wisata pantai atau wisata sejarah. Lingkungannya dapat menjadi tempat untuk beristirahat setelah perjalanan, terutama bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu dengan aktivitas yang tidak terlalu padat.
Sejumlah pemberitaan mengenai wisata air panas Aceh pada 2026 juga menempatkan Ie Seuum sebagai salah satu destinasi yang menarik untuk pengalaman relaksasi berbasis alam.
Tetap perhatikan kondisi fasilitas dan aturan yang berlaku di lokasi. Jangan menganggap air panas sebagai pengobatan medis, terutama jika memiliki kondisi kesehatan tertentu.
4. Air Terjun Pria Laot, Sabang
Sabang sudah lama dikenal sebagai salah satu destinasi wisata Aceh, tetapi selain pantai dan kawasan Iboih, wisatawan juga dapat mencari pengalaman alam yang lebih tenang.
Air Terjun Pria Laot berada di Desa Pria Laot, kawasan Iboih. Destinasi ini menjadi salah satu pilihan bagi wisatawan yang ingin mengombinasikan perjalanan ke Sabang dengan aktivitas di alam.
Suasana pepohonan, aliran air, dan perjalanan menuju lokasi membuat destinasi ini menarik bagi wisatawan yang ingin mengurangi ritme perjalanan. Sebuah daftar destinasi wisata tersembunyi Aceh yang diterbitkan pada 2025 juga memasukkan Air Terjun Pria Laot sebagai salah satu rekomendasi.
Karena perjalanan menuju destinasi alam dapat dipengaruhi cuaca, sebaiknya periksa kondisi perjalanan sebelum berangkat dan gunakan perlengkapan yang sesuai.
5. Goa Kalam, Tapaktuan
Untuk wisatawan yang menyukai perjalanan yang lebih menantang, Goa Kalam di Tapaktuan, Aceh Selatan dapat menjadi pilihan.
Destinasi ini berada di Desa Jambo Apha dan menawarkan kombinasi trekking, lingkungan perkebunan, serta kawasan alam. Perjalanan menuju Goa Kalam bahkan menjadi bagian utama dari pengalaman karena wisatawan perlu berjalan melewati kawasan yang masih alami.
Pada Juni 2026, Goa Kalam diberitakan sebagai salah satu destinasi petualangan yang mulai menarik perhatian komunitas wisata. Perjalanan menuju lokasi disebut memadukan trekking dengan pemandangan perkebunan pala dan durian.
Destinasi seperti ini lebih cocok bagi wisatawan yang memang menyukai aktivitas outdoor. Pastikan kondisi fisik, perlengkapan, dan informasi mengenai jalur sudah dipersiapkan sebelum berangkat.
6. Kawasan Alam Aceh Besar
Aceh Besar merupakan pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menjelajahi destinasi alam di sekitar Banda Aceh. Wilayah ini memiliki berbagai karakter lanskap, mulai dari kawasan pesisir hingga perbukitan dan lokasi wisata alam.
Keuntungan mengeksplorasi kawasan Aceh Besar adalah wisatawan dapat membuat perjalanan yang lebih fleksibel. Tidak harus mengunjungi banyak tempat dalam satu hari. Pilih satu atau dua destinasi, kemudian luangkan waktu untuk menikmati perjalanan.
Konsep perjalanan seperti ini cocok bagi wisatawan yang mencari suasana tenang. Alih-alih mengejar sebanyak mungkin lokasi, fokus perjalanan dapat diarahkan pada pengalaman.
7. Sudut-Sudut Tenang di Banda Aceh
Healing tidak selalu membutuhkan perjalanan jauh. Banda Aceh sendiri memiliki sejumlah ruang dan kawasan yang dapat digunakan untuk menikmati suasana kota dengan ritme lebih santai.
Wisatawan dapat menggabungkan aktivitas eksplorasi destinasi populer dengan waktu untuk berjalan santai, menikmati kuliner lokal, atau mengunjungi ruang terbuka. Pendekatan ini cocok bagi wisatawan yang memiliki waktu terbatas tetapi tetap ingin mendapatkan pengalaman perjalanan yang tidak terlalu padat.
Dengan begitu, perjalanan tidak harus selalu dibuat seperti itinerary yang penuh dari pagi sampai malam.
Menginap di Portola Grand Arabia Hotel Saat Menjelajahi Aceh
Bagi wisatawan yang menjadikan Banda Aceh sebagai base untuk perjalanan, Portola Grand Arabia Hotel dapat menjadi salah satu pilihan akomodasi.
Hotel ini beralamat di Jl. Prof. A. Majid Ibrahim II No.3, Kp. Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Lokasinya berada di kawasan pusat kota dan berjarak sekitar 9 menit berjalan kaki dari Masjid Raya Baiturrahman berdasarkan informasi hotel yang tersedia. Museum Aceh berada sekitar 2 kilometer dari hotel, sedangkan Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda sekitar 17 kilometer.
Dari sisi fasilitas, informasi yang tersedia mencantumkan Wi-Fi gratis, sarapan, restoran, room service, parkir, resepsionis 24 jam, fasilitas pertemuan, serta sauna. Beberapa kamar juga dilengkapi area duduk, sedangkan suite memiliki ruang makan dan ruang keluarga terpisah.
Lokasi hotel di kawasan Baiturrahman juga membuatnya relevan untuk wisatawan yang ingin menggabungkan eksplorasi destinasi alam dengan wisata kota. Setelah seharian bepergian, wisatawan dapat kembali ke Banda Aceh untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya.
Untuk perjalanan yang lebih jauh seperti Aceh Selatan atau Sabang, tetap perhitungkan waktu tempuh, kondisi jalan, jadwal transportasi, dan kebutuhan perjalanan secara keseluruhan. Hotel di Banda Aceh dapat menjadi titik menginap yang nyaman, tetapi tidak semua destinasi tersembunyi berada dalam jarak dekat dari pusat kota.
Tips Menjelajahi Hidden Gem Aceh dengan Nyaman
Sebelum mengunjungi destinasi yang belum terlalu ramai, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan.
Pertama, cek kondisi cuaca. Destinasi air terjun, pantai, gua, dan kawasan perbukitan dapat memiliki kondisi akses yang berbeda ketika hujan.
Kedua, siapkan perlengkapan dasar. Air minum, makanan ringan, obat pribadi, power bank, pakaian yang nyaman, dan alas kaki yang sesuai akan sangat membantu.
Ketiga, jangan hanya mengandalkan sinyal internet. Beberapa kawasan wisata alam dapat memiliki koneksi yang terbatas. Simpan peta atau informasi rute sebelum berangkat.
Keempat, jaga kebersihan lokasi. Jangan meninggalkan sampah dan hindari merusak tanaman, batuan, atau fasilitas yang ada.
Kelima, hormati masyarakat setempat. Aceh memiliki karakter budaya dan nilai sosial yang perlu dihormati wisatawan. Berpakaian sopan dan mengikuti aturan di kawasan wisata merupakan bagian penting dari perjalanan.
Terakhir, jangan memaksakan diri untuk mengunjungi terlalu banyak tempat. Jika tujuan utama perjalanan adalah beristirahat dan mendapatkan pengalaman yang lebih tenang, itinerary yang sederhana justru dapat membuat liburan terasa lebih nyaman.
Rekomendasi Itinerary Liburan Santai di Aceh
Jika memiliki waktu sekitar tiga hari, perjalanan dapat dibuat dengan ritme yang tidak terlalu padat.
Hari pertama:
Mulai dari Banda Aceh dengan mengunjungi beberapa destinasi kota. Setelah itu, nikmati kuliner lokal dan gunakan sore atau malam hari untuk beristirahat.
Hari kedua:
Luangkan satu hari untuk mengeksplorasi kawasan Aceh Besar. Pilih destinasi alam seperti pantai atau air terjun sesuai kondisi cuaca dan kemampuan perjalanan.
Hari ketiga:
Gunakan waktu untuk aktivitas yang lebih santai. Wisatawan dapat memilih kuliner, membeli oleh-oleh, atau kembali menikmati suasana Banda Aceh sebelum melanjutkan perjalanan.
Jika memiliki waktu lebih panjang, destinasi seperti Sabang atau Aceh Selatan dapat dimasukkan sebagai perjalanan terpisah agar itinerary tidak terlalu padat.
Kesimpulan
Aceh memiliki banyak pilihan perjalanan yang dapat disesuaikan dengan gaya liburan masing-masing. Dari pantai dan air terjun hingga pemandian air panas serta destinasi petualangan, pengalaman wisata tidak harus selalu berpusat pada tempat-tempat yang paling terkenal.
Menjelajahi hidden gem Aceh juga dapat menjadi cara untuk menikmati perjalanan dengan ritme yang lebih santai. Yang terpenting adalah menyesuaikan destinasi dengan waktu, kondisi perjalanan, dan tingkat aktivitas yang diinginkan.
Bagi wisatawan yang memulai perjalanan dari Banda Aceh, Portola Grand Arabia Hotel dapat menjadi salah satu pilihan akomodasi untuk mendukung perjalanan. Dengan lokasi di kawasan Baiturrahman dan akses menuju sejumlah destinasi kota, hotel ini dapat digunakan sebagai salah satu titik istirahat sebelum melanjutkan eksplorasi Aceh.
FAQ
Apa yang dimaksud dengan hidden gem Aceh?
Hidden gem Aceh adalah sebutan untuk destinasi wisata di Aceh yang belum sepopuler objek wisata utama, tetapi memiliki daya tarik alam, budaya, atau pengalaman perjalanan yang menarik.
Apa saja hidden gem Aceh yang cocok untuk healing?
Beberapa pilihan yang dapat dipertimbangkan antara lain Pantai Lhok Mata Ie, Air Terjun Suhom, Pemandian Air Panas Ie Seuum, Air Terjun Pria Laot, dan beberapa kawasan alam lainnya. Pilihan terbaik bergantung pada lokasi, akses, cuaca, dan aktivitas yang disukai.
Apakah hidden gem Aceh cocok untuk liburan keluarga?
Sebagian destinasi cocok untuk keluarga, tetapi tidak semuanya. Destinasi yang membutuhkan trekking atau memiliki jalur cukup menantang sebaiknya dipilih berdasarkan usia dan kondisi fisik anggota keluarga.
Apakah ada hidden gem Aceh yang dekat dengan Banda Aceh?
Ada beberapa destinasi alam di kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar yang dapat dijadikan pilihan. Namun, waktu perjalanan dapat berbeda tergantung lokasi, kondisi jalan, dan cuaca.
Di mana sebaiknya menginap saat menjelajahi Aceh?
Banda Aceh dapat menjadi salah satu base untuk perjalanan karena wisatawan memiliki akses ke berbagai fasilitas kota. Portola Grand Arabia Hotel berada di kawasan Baiturrahman dan dekat dengan sejumlah destinasi utama di pusat Banda Aceh.
Kapan waktu yang tepat untuk menjelajahi wisata alam Aceh?
Waktu terbaik bergantung pada destinasi yang dipilih. Untuk wisata alam seperti air terjun, pantai, gua, dan kawasan trekking, kondisi cuaca perlu diperhatikan karena hujan dapat memengaruhi keamanan serta akses perjalanan.