
Ketika mendengar nama Palembang, kebanyakan orang langsung teringat pada pempek. Tidak salah, karena hidangan berbahan dasar ikan dan sagu ini memang sudah menjadi ikon kuliner kota tersebut. Namun, Palembang sebenarnya memiliki kekayaan kuliner yang jauh lebih luas dan menarik untuk dijelajahi.
Di balik popularitas pempek, terdapat berbagai hidangan khas yang tidak kalah lezat dan justru belum banyak diketahui oleh wisatawan. Mulai dari makanan berkuah hangat hingga hidangan tradisional dengan cita rasa khas Sungai Musi, semuanya menawarkan pengalaman kuliner yang unik.
Jika kamu berencana menjelajahi kuliner Palembang secara lebih mendalam, perjalananmu akan semakin nyaman dengan menginap di Parkside Hotel Palembang. Lokasinya yang strategis memudahkan akses ke berbagai pusat kuliner terkenal di kota ini, sehingga kamu bisa mencicipi banyak hidangan tanpa harus berpindah terlalu jauh.
Menyelami Cita Rasa Palembang yang Autentik
Palembang memiliki karakter rasa yang khas—perpaduan antara gurih, asam, dan sedikit manis. Banyak hidangan menggunakan bahan dasar ikan sungai, terutama ikan tenggiri, yang diolah dengan teknik tradisional dan bumbu khas.
Berikut beberapa kuliner khas Palembang yang jarang dibahas namun wajib kamu coba.
Tekwan: Sup Hangat dengan Sentuhan Udang
Tekwan sering disebut sebagai “saudaranya pempek”, namun sebenarnya memiliki karakter yang berbeda. Hidangan ini berupa bola-bola kecil berbahan dasar ikan yang disajikan dalam kuah kaldu udang yang ringan namun kaya rasa.
Biasanya, tekwan dilengkapi dengan jamur kuping, bihun, dan irisan bengkuang. Rasanya segar dan cocok dinikmati kapan saja, terutama saat cuaca sedang hujan atau di malam hari.
Model: Perpaduan Tahu dan Ikan yang Unik
Model adalah hidangan khas Palembang yang menggunakan tahu sebagai pembungkus adonan ikan. Sekilas terlihat sederhana, namun ketika disajikan dengan kuah kaldu yang gurih, rasanya menjadi sangat khas.
Ada dua jenis model yang populer, yaitu model ikan dan model gandum. Keduanya memiliki tekstur dan cita rasa yang berbeda, sehingga menarik untuk dicoba keduanya.
Pindang Patin: Ikon Rasa Asam Pedas
Jika kamu menyukai hidangan berkuah dengan rasa kuat, pindang patin adalah pilihan yang tepat. Hidangan ini menggunakan ikan patin yang dimasak dengan bumbu rempah, cabai, dan asam yang memberikan rasa segar sekaligus pedas.
Pindang patin biasanya disajikan dengan nasi putih hangat, dan sangat cocok dinikmati saat makan siang. Aromanya yang khas serta rasa kuahnya yang kompleks menjadikan hidangan ini salah satu favorit masyarakat lokal.
Laksan: Alternatif Pempek dengan Kuah Santan
Laksan sering dianggap sebagai “versi lain” dari pempek, namun dengan penyajian yang berbeda. Jika pempek biasanya disajikan dengan kuah cuko, laksan justru disajikan dengan kuah santan yang gurih.
Tekstur laksan yang lembut berpadu dengan kuah santan yang kaya rasa menciptakan sensasi yang berbeda dari pempek pada umumnya. Hidangan ini biasanya disantap sebagai menu sarapan atau makan siang.
Celimpungan: Sajian Tradisional yang Mulai Langka
Celimpungan adalah salah satu kuliner khas Palembang yang mulai jarang ditemukan. Hidangan ini terdiri dari adonan ikan yang disajikan dengan kuah santan berwarna kekuningan.
Rasanya gurih dengan sentuhan rempah yang lembut. Karena mulai langka, mencicipi celimpungan bisa menjadi pengalaman kuliner yang cukup spesial.
Burgo: Sarapan Khas yang Ringan
Burgo adalah makanan khas Palembang yang sering dijadikan menu sarapan. Terbuat dari adonan tepung beras yang diolah menjadi lembaran tipis, lalu disajikan dengan kuah santan.
Rasanya ringan, tidak terlalu berat, namun tetap mengenyangkan. Cocok untuk memulai hari sebelum melanjutkan eksplorasi kota.
Menjelajahi Kuliner Palembang dengan Nyaman
Untuk menikmati semua kuliner tersebut, lokasi menginap menjadi hal yang penting. Parkside Hotel Palembang menawarkan kenyamanan sekaligus kemudahan akses ke berbagai tempat makan populer di kota ini.
Hotel ini berada di lokasi strategis yang memudahkan kamu menjangkau pusat kuliner, baik yang modern maupun tradisional. Dengan fasilitas yang lengkap dan suasana yang nyaman, hotel ini cocok dijadikan tempat beristirahat setelah seharian berburu kuliner.
Beberapa keunggulan yang bisa kamu rasakan:
- Lokasi strategis dekat pusat kota
- Akses mudah ke berbagai tempat makan khas Palembang
- Kamar nyaman untuk beristirahat
- Fasilitas pendukung yang memadai untuk wisatawan
Dengan menginap di sini, kamu bisa lebih fokus menikmati perjalanan tanpa harus khawatir soal jarak dan waktu tempuh.
Penutup
Palembang bukan hanya tentang pempek. Di balik popularitasnya, terdapat banyak hidangan khas yang menawarkan pengalaman rasa yang berbeda dan autentik.
Mulai dari tekwan yang hangat, model yang unik, hingga pindang patin yang kaya rasa—semuanya mencerminkan kekayaan budaya kuliner Palembang. Dengan eksplorasi yang tepat, kamu bisa menemukan sisi lain dari kota ini yang jarang diketahui.
Didukung dengan pilihan akomodasi seperti Parkside Hotel Palembang, perjalanan kulinermu akan terasa lebih nyaman, praktis, dan tentunya berkesan.
FAQs (Pertanyaan yang Sering Ditanyakan)
1. Apakah kuliner Palembang hanya berbasis ikan?
Sebagian besar memang menggunakan ikan, terutama ikan tenggiri dan patin, namun ada juga variasi lain yang menggunakan bahan berbeda.
2. Kapan waktu terbaik untuk berburu kuliner di Palembang?
Pagi hingga malam hari adalah waktu terbaik, karena beberapa makanan seperti burgo biasanya hanya tersedia di pagi hari.
3. Apakah mudah menemukan makanan khas selain pempek?
Ya, cukup mudah jika kamu tahu tempatnya atau bertanya kepada warga lokal. Banyak warung tradisional yang menyajikan makanan khas ini.
4. Apakah Parkside Hotel Palembang cocok untuk wisata kuliner?
Sangat cocok, karena lokasinya strategis dan dekat dengan berbagai pusat kuliner di Palembang.
5. Apakah makanan Palembang cocok untuk semua orang?
Sebagian besar cocok, namun beberapa hidangan memiliki rasa yang cukup kuat seperti asam dan pedas, sehingga perlu penyesuaian bagi yang tidak terbiasa.